Minggu, 12 Mei 2013

Fulham FC (Profile)

Nama lengkap : Fulham Football Club
Julukan : The Cottagers, The Whites
Didirikan : 1879 (sebagai Fulham St Andrew's Church Sunday School)
Stadion :Craven Cottage Fulham, London (Kapasitas: 25.700)
Pemilik :Mohamed Al-Fayed
Ketua :Mohamed Al-Fayed
Manajer : -
Liga :England Premier Laegue
Stadion Craven Cottage yang berkapasitas 25.700 kursi penonton dan saat ini lagi diperbesar sehingga akan berkapasitas 30.500 penonton

Seragam mereka berwarna hitam-putih.
Prestasi terbaik adalah sebagai finalis pada ajang Piala FA (1975) dan Liga Eropa UEFA (2010), posisi ke-7 pada Liga Premier Inggris musim 2008-09, dan babak perempat-final di Piala Liga.
Sementara prestasi terbaik tim ini di kancah persepak bolaan Eropa adalah menjadi juara pada Piala Intertoto (bersama Málaga CF dan VfB Stuttgart), dan menjadi runner-up Piala UEFA musim 2009-2010 setelah dikalahkan Atlético Madrid 2-1 di final.
Sejarah Fulham merupakan tim profesional tertua di Kota London
Fulham didirikan pada 1879 oleh jemaat Gereja Inggris di West Kensington dengan nama Fulham St Andrew’s Church Sunday School Hingga saat ini gereja tersebut masih ada dengan sebuah plakat di pintu masuk untuk mengenang pendirian tim tersebut.
Nama klub kemudian dipersingkat semenjak tahun 1888 dengan nama Fulham.
Fulham mulai bermain di Craven Cottage sejak tahun 1896
mulai menanggalkan seragam amatirnya pada tahun 1907 ketika sukses meraih tiket berlaga di Football League dengan meraih gelar sebagai juara Liga Selatan untuk kali kedua.
Kemenangan pertama di kompetisi tertinggi sepak bola Inggris diukir di kandang Derby County, Baseball Ground, dengan skor 1-0 pada 7-Sep -1907. Pada masa ini, klub sempat dipimpin Henry Norris,yang juga tercatat sebagai penyandang dana tak langsung Chelsea.
The Cottagers bermain dengan baju putih dan celana hitam yang diketahui telah digunakan sejak tahun 1903. Selama bertahun-tahun,
Fulham lebih dikenal sebagai tim divisi bawah sepak bolaInggris.
Saat tim ditangani oleh manajer Alec Stock, Fulham tampil mengejutkan dengan lolos ke final Piala FA tahun 1975. Di final, mereka dikalahkan oleh West Ham United Pada era Liga Primer prestasi klubmengalami pasang surut.
Mereka sempat terdegradasi hingga divisi tiga pada 1994 dan dua tahun kemudian berada pada urutan 17 dari 24 tim.
Setelah ditunjuknya Mickey Adams sebagai manajer, The Cottagers bisa promosi kembali dan selanjutnya setelah ditangani oleh Kevin Keegan dan Jean Tigana membawa Fulham menanjak dengan cepat ke posisi lever teratas.
Pada tahun 1997 klub dibeli oleh pengusaha asal Mesir Mohamed Al Fayed. Kedatangan Al-Fayed membawa perubahan ke Craven Cottage. Milyarder asal Mesir ini merombak skuat dan melakukan revolusi yang mengubah wajah klub seperti saat sekarang ini.
Al-Fayed mengangkat duet Ray Wilkins,sebagai manajer tim, dan Kevin Keegan, sebagai Chief Operating Officer, dengan target menembus Liga Primer dalam waktu lima tahun. Saat itu, Fulham masih berkutatdi Divisi Dua.
Setelah terjadi perbedaan pendapat tentang pemilihan pemain, Wilkins akhirnya mundur dan Keegan memegang penuh kendali tim.
Fulham sukses menjuarai Football League Championship pada musim 2000-01 dan berhak promosi untuk bermain di Liga Primer.
Setelah promosi, Fulham tak pernah terdegradasi hingga musim ini. Meskipun belum pernah menjuarai Liga Inggris, tahun 2010 Fulham nyaris menjadi Juara Liga Eropa UEFA namun dikalahkan oleh Atletico Madrid di babak tambahan waktu.
Hingga saat ini final di Hamburg tersebut merupakan raihan terbaik Fulhamdi kompetisi Eropa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar